Ciri-Ciri Utama Karakteristik Ahlus Sunnah wal Jama’aH
Ciri-Ciri Utama Karakteristik Ahlus Sunnah wal Jama’aH


Ahlus Sunnah wal Jamaah, mereka adalah golongan yang selamat (al-firqotun najiyah) dan kelompok yang menang dan mendapatkan pertolongan Allah (aththoifah al-mansurah). Meskipun terdapat perbedaan jarak (waktu dan tempat), mereka memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan yang lainnya. 


Diantara ciri-ciri tersebut adalah:


1. Memberikan perhatian besar kepada Kitabullah (Al-Quran) hafalan, bacaan dan tafsrinya. Mereka memberikan perhatian besar kepada hadits; melalui pengetahuan dan pemahaman mereka tentangnya, membedakan yang shahih dari yang dhaif dan palsu. Hal ini karena keduanya adalah sumber utama pengambilan ilmu, dan mengikuti ilmu tersebut dengan amal perbuatan.


2. Mereka memasuki agama secara menyeluruh; beriman kepada semua Kitab Allah; beriman kepada nash-nash janji dan ancaman, nash yang menetapkan Nama dan Sifat Allah serta menolak yang tidak patut bagi-Nya. Mereka menggabungkan antara keimanan terhadap qadha dan qadar Allah dengan adanya kehendak hamba untuk melakukan pilihan. Mereka juga menggabungkan ilmu dengan ibadah, antara kekuatan dan kasih sayang, memadukan antara berusaha dan bekerja namun tetap sederhana.


3. Mengikuti sunnah dan meninggalkan bidah, menghindari golongan-golongan dan perselisihan dalam agama.


4. Mengikuti para ulama yang mebawa petunjuk dan adi  para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jalan mereka, mengikuti mereka dalam ilmu, amal dan dakwah. Mereka menjauhi orang-orang yang menyelisihi jalan mereka.


5. Berpegang pada posisi pertengahan, Dalam perkara iman mereka berpegang pada posisi pertengahan antara kelompok yang berlebih-lebihann dan kelompok yang melalaikan. Demikian pula dalam amal dan tingkah-laku mereka berada di tengah-tengah antara yang melampaui batas dan yang bermalas-malasan.


6. Berusaha menyatukan umat muslim dalam perkataan di atas kebenaran, dan menyatukan barisan mereka di atas tauhid dan ittiba dan menjauhkan diri dari semua sebab-sebab perpecahan dan perselisihan di antara mereka. Dari sudut pandang ini, mereka tida kmembedakan diri mereka dari kaum Muslimin lainnya – dalam perkara mengenai prinsip-prinsip dasar agama – dengan nama lain, kecuali Sunnah dan Jamaah. Demikian juga mereka tidak menampakkan kesetiaan atau permusuhan dengan siapapun di atas ikatan selain Islam dan Sunnah.


7. Berdakwah kepada Allah menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kepada kemunkaran, berjihad, menghidupkan Sunnah, memperbaharui agama dan menegakkan syariat Allah dan hukum-hukum- Nya,dalam semua perkara, besar atau kecil.


8. Bersikap bijaksana dan adil: mereka memperhatikan hak-hak Allah Taala dan bukan hak pribadi atau golongan. Itulah sebabnya mengapa mereka tidak memanfaatkan orang lain, tidak mencelakakan mereka, dan tidak juga merekan keutamaan orang-orang yang me-milikinya, siapapun mereka.


9. Memiliki kesatuan dalam pemahaman, dan kesamaan dalam pendirian, meskipun mereka mungkin terpisahkan oleh jarak tempat dan waktu. Inilah buah dari kesatuan sumber dan pengambilan (ilmu syari).


10. Bersikap baik dan penuh kasih sayang, dan berakhlak baik kepada manusia.


11. Nasihat kepada Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, pemimpin kaum muslimin dan seluruh kaum Muslimin.


12. Memperhatikan urusan kaum Muslimin, menolong mereka, memperhatikan hak-hak mereka, dan tidak menyakiti mereka.

KONTAK

  • https://www.facebook.com/unigalciamis/
  • https://www.instagram.com/unigalciamis
  • https://www.twitter.com/unigalciamis
  • https://www.youtube.com/unigalciamis
  • https://www.instagram.com/ldkrm.unigal/?hl=en

LOKASI UNIGAL

DIKELOLA OLEH

Admin
Lembaga Dakwah Kampus Raudlatul Muttaqin Universitas Galuh

2019 © Lembaga Dakwah Kampus Raudlatul Muttaqin Universitas Galuh